Pintu Kemudahan itu Pasti Dibuka

30 12 2008

Ini adalah pengalaman saya. Dan ini yang membuat saya semakin sadar. Bahwa ketika diri saya jauh dari Allah swt, Allah pun akan jauh dengan saya.

Saya hari ini shock…dan tersadar seketika. Dari berapa lama saya menunggu kiriman uang dari paman saya, baru hari ini bisa saya terima. Dari berapa lama saya tidak bisa membayar uang kuliah, baru hari ini saya bisa membayarnya. Dari berapa lama saya enggan memsyiarkan Islam, baru kali ini saya tersadar akan pertolongan Allah bahwa rizki itu selalu tepat datang pada waktu saya dekat dengan Dia.

Saya semakin merasa yakin akan hal ini. Saya ingin sekali menangis dengan penuh hari meratapi semua kesalahan saya. Saya telah jauh dari Allah dan jauh melupakanNya. Saya merasa sangat berdosa. Dan saya akan berusaha menebus semua kesalahan-kesalahan saya. Prinsip saya hari ini, mulai detik ini, Pintu Kemudahan itu Pasti Dibuka ketika saya dekat dengan Allah. Dekat dan mengabdikan sepenuh hati dan jiwa kepadaNya.

Perasaan saya saat ini sangat lega. Dunia ini seakan kembali tersenyum pada saya. Dan gerbang-gerbang kesuksesan mulai melambai-lambai tangganya. Mengundang saya untuk segera masuk ke dalam gerbang kesuksesan itu. Saya yakin hari ! Saya pastikan hari ini! Saya akan selalu dekat dengan Allah supaya Allah juga dekat dengan saya dan membukakan pintu-pintuk kemudahan itu.

Impian saya masih banyak. Keinginan saya masih menumpuk. Cita-cita saya masih belum terwujud. Dan semua itu pasti saya capai. Syaratnya, saya harus selalu dekat dengan Allah. Menjadi hamba Allah. Menjadi pengabdi Allah. Dan menjadi muslim terbaik yang selalu memperjuangkan Islam.

Terima kasih ya Allah. Tulisan ini saya sampaikan untukMu Rabb. Aku mencintaiMu, Rabb. Dengan sangat.