Apakah dalam berinfaq kita seringkali menggunakan “kalkulator Quran” atau “kalkulator logika ekonomi”? Infaq memang secara ekonomi mengurangi harta, namun secara panduan Al Quran–kalamullah–infaq itu menambah rizki. Memancing keridloan Allah.
Sahabatku, Allah selalu menguji kita dengan kehadiran syetan yang membisikan kebingungan di antara pilihan Tapi manakah yang kita ambil? Yang haq atau yang bathil? It’s depend on you.

Komentar Terakhir